Tips Pinjaman Online Disetujui Oleh Bank

Proses pinjaman online dari bank sedikit berbeda dengan financial technology atau fintech. Tidak bisa dipungkiri, mengajukan pinjaman online ke bank lebih sulit. Belum lagi kemungkinan tidak disetujui.

Saat ini bank memberikan banyak kemudahan untuk nasabah. Termasuk untuk layanan kredit. Pinjaman online, yang bisa diajukan secara online baik itu melalui aplikasi maupun website merupakan salah satunya.

Hanya saja meski proses pengajuan kredit mudah, belum tentu pinjaman online akan disetujui. Bank akan lebih dulu melakukan seleksi pada nasabah yang mengajukan kredit.

Agar pengajuan pinjaman online di bank disetujui, ada beberapa tips tersendiri.

Tips Pinjaman Online Disetujui Bank

Pengajuan pinjaman online melalui bank memang sedikit ribet. Terlebih bila dibandingkan bila mengajukan melalui fintech, yang dalam beberapa jam saja dana bisa langsung cair. Bank akan melakukan seleksi terlebih dahulu sebelum persetujuan serta pencairan dana.

Demi lolos seleksi bank saat mengajukan pinjaman online, terdapat sederet tips yang bisa dilakukan.

1. Pastikan Memilih Pinjaman Online yang Tepat

Bank akan memiliki beberapa produk kredit berbeda. Sebelum mengajukan, pastikan sudah memilih produk kredit yang benar-benar tepat. Pinjaman online yang tepat ini akan memperbesar kemungkinan untuk disetujui.

Jenis produk kredit di bank antaranya:

A. Pinjaman dengan Agunan

Jenis pinjaman satu ini bisa digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Pinjaman beragunan pada bank akan membutuhkan jaminan. Baik itu berupa barang, surat berharga, maupun aset.

Limit pinjaman yang diberikan akan tergantung pada agunan atau jaminan. Bank seringkali akan menyetujui jumlah pinjaman dengan limit antara 70-80% dari nilai jual jaminan.

Suku bunga untuk jenis pinjaman ini antara 9-12 persen. Bergantung pada suku bunga pasaran.

B. Pinjaman Tanpa Agunan

Pinjaman atau kredit tanpa agunan ini juga sifatnya konsumtif. Biasanya produk pinjaman online dari bank merupakan kredit tanpa agunan ini.

Pinjaman online kredit tanpa agunan tidak memerlukan jaminan. Proses pengajuan juga lebih mudah dan cepat. Cocok untuk pendanaan yang sifatnya mendesak.

Plafon untuk pinjaman online satu ini antara Rp 1 juta sampai Rp 500 juta, dengan suku bunga 11 sampai 24% per tahun. Tenor KTA mencapai 5 tahun.

Selain dua jenis di atas, bank memang biasanya memiliki produk kredit lain. Meskipun untuk pinjaman online, dua produk kredit di atas yang paling sering diunggulkan.

Pilih mana jenis kredit yang sesuai. Bila memiliki jaminan, maka jenis pinjaman online beragunan sudah pasti akan tepat.

2. Memiliki Skor Kredit yang Baik

Salah satu cara bank melakukan seleksi untuk menyetujui pinjaman online adalah dari skor kredit. Penilaian riwayat kredit dengan score credit bahkan menjadi salah satu penentu vital pada proses seleksi.

Riwayat kredit ini mencakup semua bentuk pinjaman yang terdaftar resmi di Bank Indonesia. Baik itu kredit kendaraan bermotor sampai kartu kredit.

Bila skor kredit menunjukan hasil yang bagus. Dimana kamu tidak termasuk ke dalam blacklist serta menunjukan riwayat kredit yang baik. Maka bank biasanya akan mudah menyetujui pinjaman online yang diajukan.

Sebaliknya, bila memiliki riwayat gagal kredit, atau bahkan hutang pada kartu kredit yang membengkak. Maka bisa saja pengajuan pinjaman online ditolak oleh bank.

3. Memenuhi Persyaratan

Sebenarnya persyaratan pengajuan kredit di bank sangat mudah. Cukup kelengkapan dokumen saja. Serta agunan, bila menggunakan jaminan. Pastikan sudah mempelajari betul persyaratan yang diberikan sesuai jenis kredit. Kemudian melengkapi persyaratan dengan seksama.

Secara umum, syarat mengajukan jaminan online antara lain:

1. Identitas diri. Baik itu KTP sampai Kartu Keluarga atau KK. Bila sudah menikah maka akan memerlukan Akta Nikah serta KTP pasangan

2. NPWP

3. Bukti memiliki penghasilan dan pekerjaan tetap. Bank biasanya akan meminta slip gaji atau buku tabungan. Sering kali juga akan diminta sertifikasi profesi bagi profesional.

4. Bukti kepemilikan agunan, bila mengajukan kredit dengan jaminan. Seperti sertifikat tanah atau bukti kepemilikan bangunan, deposito, BPKB, dan lain-lain

Selain syarat diatas, perhatikan juga untuk persyaratan usia. Persyaratan usia untuk mengajukan pinjaman online di bank minimal 18 tahun bila sudah menikah, dan 21 tahun bagi yang belum. Sedangkan usia maksimal adalah 55 tahun saat masa kredit habis.

Penghasilan juga sebaiknya rata-rata sesuai UMR. Antara Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta per-bulan agar pengajuan pinjaman disetujui.

4. Bank Sesuai Domisili

Kemungkinan pinjaman online untuk disetujui akan lebih besar bila mengajukan di bank sesuai domisili. Banyak orang yang melakukan kesalahan dengan mengajukan pinjaman tidak di bank yang sesuai domisili.

Ini akan menyulitkan bank untuk proses seleksi serta verifikasi. Sehingga sebaiknya pastikan untuk mengajukan pinjaman di bank yang sesuai dengan domisili atau tempat tinggal tetap.

5. Nilai Pinjaman dan Tenor Sesuai Kemampuan

Agar pinjaman online pasti disetujui oleh bank, pastikan nilai serta tenor benar-benar sesuai kemampuan. Tepatnya sesuai dengan penghasilan setiap bulannya.

Bank biasanya akan melakukan seleksi sesuai dengan kemampuan nasabah dalam memenuhi kewajiban cicilan setiap bulan. Bila nilai pinjaman terlalu besar, atau tenor terlalu lama maka kemungkinan bank menolak lebih besar.

Tidak ada ketentuan pasti memang untuk bank menolak atau menyetujui pengajuan kredit dengan jumlah tertentu. Hanya saja sering kali, bila nilai pengajuan dan cicilan dirasa terlalu besar dari kemampuan nasabah, bank tidak akan menyetujui.

Mudahnya untuk hal satu ini. Lakukan penilaian dengan diri sendiri. Bila dirasa dengan nilai pinjaman online dan tenor tersebut tidak akan sanggup membayar cicilan setiap bulan. Sebaiknya mencari alternatif pendanaan lain. Bisa dengan menaikan tenor, atau menurunkan nilai pinjaman.

CekAja.com akan membantu memudahkan saat mengajukan pinjaman online. Platform ini akan memberikan informasi menyeluruh mulai dari persyaratan sampai jenis kredit yang tepat dengan kebutuhan. Sehingga kemungkinan mendapat persetujuan dari bank akan lebih besar. Untuk lebih lengkap, kamu bisa cek di https://www.cekaja.com/pinjaman-online

Jadi, CekAja.com dulu sebelum mengajukan pinjaman online.

1 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.